Featured Posts
Kamis, 24 Oktober 2013
Kamis, 28 Februari 2013
Wisata Bahari Sabang
![]() |
| Kawasan Wisata Iboih, Sabang |
Kota Sabang adalah kota kecil yang terletak wilayah paling barat Indonesia tepatnya di pulau Weh. Jaraknya sekitar 14 mil atau 22,5 Km dari Banda Aceh dengan waktu tempuh sekitar 2 jam dengan kapal Fery, dan 45
menit dengan kapal cepat. Kota Sabang merupakan andalan pariwisata Aceh
untuk kategori wisata bahari. Keindahan taman lautnya sangat terkenal,
tidak kalah dengan taman laut Bunaken, di sulawesi utara. Tak salah jika
pemerintah, melalui Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, menetapkan
Sabang (pulau Weh) sebagai destinasi wisata nasional.
Keindahan pantai dan taman lautnya yang
masih alami begitu mempesona, menjadi magnet dan surga bagi wisatawan
asing maupun domestik yang hobi menyelam (diving). Menurut teman saya
yang asli orang Sabang, setidaknya ada 26 titik potensial tujuan wisata
yang bisa dikunjungi di kota Sabang. Namun yang paling populer adalah
Pantai Gapang, Pantai Rubiah, dan Pantai Iboih, yang terkenal dengan
keindahan Garden Under Water-nya.
Hewan laut seperti pari manta, hiu,
paus, lumba-lumba, penyu dan hewan-hewan laut cantik lainnya, dengan
mudah bisa ditemui di sekitar perairan kota sabang. Penyelam
berpengalaman dan instruktur selam siap memandu para wisatawan menikmati
keindahan taman-taman laut yang ada di sana. Menurut orang-orang yang
pernah ke Sabang, untuk sekali menyelam kita harus merogoh kocek kurang
lebih 300rb rupiah. Tapi kalau cuma pengen snorkeling aja, cukup bayar
biaya sewa alat snorkeling sebesar kurang lebih 45rb rupiah.
Akomodasi seperti penginapan, cafe dan
restoran sudah tersedia, mulai dari yang paling murah sampai yang paling
mahal. Taman Wisata Culiner di Gampong Kuta Barat, lokasi terbaik bagi
yang ingin mencici kuliner Aceh, khusus kuliner khas kota sabang. Terus
yang hobi mancing, perairan laut di sekitar pulau Rondo, adalah lokasi
yang tepat.
Di ujung pulau Weh, terdapat sebuah
monumen atau tugu, yaitu Tugu Kilometer Nol. Tugu ini merupakan titik
awal perhitungan luas wilayah Indonesia dari Sabang sampai Meuroke.
Jarak dari pusat kota sabang, kurang lebih 15 km, dengan perjalanan
darat. Dalam perjalanan menuju ke Tugu Kilometer Nol, kita akan melewati
Pantai Gapang, pantai Iboih dan pantai atau pulau Rubiah. Di pulau Weh, juga terdapat gunung
berapi. Menurut sejarah Aceh, pulau Weh, dulunya tersambung dengan
daratan pulau sumatra. Namun terpisah akibat letusan gunung berapai pada
zaman pleistosen. Di bawah kedalaman 9 meter dekat kota sabang, para
wisatawan berani menyelam bisa menyaksikan gunung berapi bawah laut.
Salah satu kawasan wisata yang menjadi primadona di Sabang adalah wisata bahari Iboih Sabang, Iboih merupakan kawasan wisata pantai yang sangat terkenal dengan aktifitas olah raga bawah laut, seperti berenang, diving dan snorkeling sambil menikmati keanekaragaman terumbu karang, ikan hias dan ikan karang (angel fish, surgeon fish, parrot fish dan beragam jenis ikan laut lainnya) yang jarang ditemui pada beberapa taman laut di tempat lain, seperti ikan napoleon.
Kawasan wisata bahari Iboih yang
didukung dengan sarana dan prasarana juga terdapat hutan wisata yang
sangat indah dengan keanekaragaman dan kekayaan flora dan faunanya.
Sumber : www.visitaceh2013.info
Tahun 2013 Dicanangkan Sebagai Visit Aceh Year
Visit Aceh Year atau Tahun Kunjungan Aceh 2013 dicanangkan di Balairung Soesilo Sudarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (12/11) malam.
![]() |
| Visit Aceh Year |
Pencanangan itu ditandai dengan tabuh
rapa-i (gendang khas Aceh) oleh Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Wakil
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwanda, Menteri PAN dan
RB Azwar Abubakar, dan anggota Komisi X DPR RI, Raihan Iskandar.
Sejumlah bupati tampak hadir dan
mengenakan pakaian adat Aceh. Hadir juga Kepala Dinas Kebudayaan dan
Pariwisata Aceh, Drs Adami Umar MPd.
Menyambut Tahun Kunjungan Aceh ini,
Gubernur Zaini Abdullah menjanjikan kenyamanan dan keamanan bagi
wisatawan yang datang ke Serambi Mekkah saat ini maupun sepanjang tahun
2013.
“Kondisi Aceh kondusif. Kami janjikan
kenyamanan dan keamanan,” kata Gubernur yang mengenakan pakaian adat
Aceh. Ia katakan, Aceh sudah berubah dibanding pada masa konflik. “Kami
ingin bangkit lagi dengan berkesenian,” kata gubernur yang saat
menyampikan pidato didampingi Duta Wisata Aceh 2012, M Fathun dan
Yosalavastia.
Gubernur menyampaikan tentang kekayaan
alam dan budaya Aceh sebagai salah satu potensi penggerak perekonomian.
Di Aceh terdapat 800 lokasi wisata, terdiri atas wisata alam dan wisata
budaya.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi
Kreatif, Sapta Nirwanda mengagumi budaya kuliner Aceh yang dinilainya
memiliki kelezatan tersendiri. “Mi kepiting Aceh luar biasa enak, tak
ada bandingannya,” kata Sapta.
Ia juga memuji kopi gayo yang terkenal.
Tapi, lanjut Sapta, kuliner Aceh kurang promosi, sehingga tidak dikenal
luas. “Visit Aceh nanti merupakan momentum promosi semuanya,” kata Sapta
yang juga mengenakan pakaian Aceh. Sapta menyebut bahwa wisata adalah
lokomotif ekonomi Aceh.
Acara launching Visit Aceh 2013 malam
itu diisi dengan sejumlah penampilan kesenian, tari ranub lampuan dari
Pidie Jaya, saman gayo dari Gayo Lues, nyanyian Hikayat Prang Sabil oleh
Cut Niken, dan lagu Hasan dan Husein dinyanyikan Adi KDI.
Menurut Kadisbudpar Aceh, Adami Umar,
menyertai acara launching Visit Aceh Year itu juga digelar pameran di
Kementerian Kebudayaan Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif selama tiga hari,
berakhir 15 November.
Menurutnya, Gubernur Aceh sudah menetapkan “Welcome to Aceh”
sebagai moto atau taq line Visit Aceh Year ini. Sedikitnya ada lima
daerah di Aceh yang, menurutnya, saat ini sudah sangat siap menyambut
kedatangan turis domestik dan mancanegara, yakni Banda Aceh, Aceh Besar,
Sabang, Simeulue, dan Aceh Tenggara.
Sudah disiapkan pula 16 even budaya yang
akan digelar sepanjang tahun 2013 di Aceh. Di antaranya Laut Tawar
Bike, Tour de Aceh Bicycle, Ramadhan Fair, Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) 6, dan peringatan besar-besaran peristiwa tsunami Aceh.
Sumber : aceh.tribunnews.com
Sumber : aceh.tribunnews.com
HARAKI, Kamilah yang anda cari...
![]() |
| HARAKI | Design | Productions |
Belakangan ini penggunaan seragam sendang sangat diminati , tak hanya oleh perushaan dan lembaga resmi saja. Menjamurnya berbagai macam komunitas juga menjadi faktor meningkatnya penggunaan seragam. Mulai dari komunitas sekolahan, kampus, bahkan sampai komunitas berbasis hobby sekalipun. Seragam merepresentasikan image dan karakteristik dari kelompok penggunanya itu sendiri, selain itu seragam juga menjadi sarana promosi yang sangat efektif bagi penggunanya. Seragam yang baik adalah seragam yang mampu merepresentasikan karakteristik penggunanya, memiliki kesan efektif dan fungsional serta nyaman saat digunakan. Dibutuhkan kerja keras dan kreatif untuk menghasilkan sebuah seragam yang baik.
Disinilah kami hadir memberikan solusi kreatif dan inovatif dalam bersergam. Seragam yang menarik dan nyaman mampu meningkatkan kepercayaan diri anda dalam beraktivitas.
Salam hangat dari kami..
Salam hangat dari kami..
Management,
HARAKI | design | productions
Costumer Care : 0812 6300 8377
Langganan:
Postingan (Atom)



