Social Icons

Pages

Kamis, 28 Februari 2013

Tahun 2013 Dicanangkan Sebagai Visit Aceh Year

Visit Aceh Year atau Tahun Kunjungan Aceh 2013 dicanangkan di Balairung Soesilo Sudarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (12/11) malam.
Visit Aceh Year
Pencanangan itu ditandai dengan tabuh rapa-i (gendang khas Aceh) oleh Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwanda, Menteri PAN dan RB Azwar Abubakar, dan anggota Komisi X DPR RI, Raihan Iskandar.

Sejumlah bupati tampak hadir dan mengenakan pakaian adat Aceh. Hadir juga Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Drs Adami Umar MPd.
Menyambut Tahun Kunjungan Aceh ini, Gubernur Zaini Abdullah menjanjikan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan yang datang ke Serambi Mekkah saat ini maupun sepanjang tahun 2013.
“Kondisi Aceh kondusif. Kami janjikan kenyamanan dan keamanan,” kata Gubernur yang mengenakan pakaian adat Aceh. Ia katakan, Aceh sudah berubah dibanding pada masa konflik. “Kami ingin bangkit lagi dengan berkesenian,” kata gubernur yang saat menyampikan pidato didampingi Duta Wisata Aceh 2012, M Fathun dan Yosalavastia.
Gubernur menyampaikan tentang kekayaan alam dan budaya Aceh sebagai salah satu potensi penggerak perekonomian. Di Aceh terdapat 800 lokasi wisata, terdiri atas wisata alam dan wisata budaya.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwanda mengagumi budaya kuliner Aceh yang dinilainya memiliki kelezatan tersendiri. “Mi kepiting Aceh luar biasa enak, tak ada bandingannya,” kata Sapta.
Ia juga memuji kopi gayo yang terkenal. Tapi, lanjut Sapta, kuliner Aceh kurang promosi, sehingga tidak dikenal luas. “Visit Aceh nanti merupakan momentum promosi semuanya,” kata Sapta yang juga mengenakan pakaian Aceh. Sapta menyebut bahwa wisata adalah lokomotif ekonomi Aceh.
Acara launching Visit Aceh 2013 malam itu diisi dengan sejumlah penampilan kesenian, tari ranub lampuan dari Pidie Jaya, saman gayo dari Gayo Lues, nyanyian Hikayat Prang Sabil oleh Cut Niken, dan lagu Hasan dan Husein dinyanyikan Adi KDI.
Menurut Kadisbudpar Aceh, Adami Umar, menyertai acara launching Visit Aceh Year itu juga digelar pameran di Kementerian Kebudayaan Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif selama tiga hari, berakhir 15 November.
Menurutnya, Gubernur Aceh sudah menetapkan “Welcome to Aceh” sebagai moto atau taq line Visit Aceh Year ini.  Sedikitnya ada lima daerah di Aceh yang, menurutnya, saat ini sudah sangat siap menyambut kedatangan turis domestik dan mancanegara, yakni Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, Simeulue, dan Aceh Tenggara.
Sudah disiapkan pula 16 even budaya yang akan digelar sepanjang tahun 2013 di Aceh. Di antaranya Laut Tawar Bike, Tour de Aceh Bicycle, Ramadhan Fair, Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) 6, dan peringatan besar-besaran peristiwa tsunami Aceh.

Sumber : aceh.tribunnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Sample text

Sample Text

Sample Text